Category: Hukum Islam

  • Apakah Meyakini Kepastian Sebab Akibat Bagian dari Syirik?

    Dalam al-Qur’an, kata “syirik” dengan berbagai variannyanya memiliki makna yang berbeda-beda sesuai dengan konteksnya. Dalam QS. An-Nisa’: 12, syirik berarti persekutuan dalam pemilikan harta, dalam QS. Az Zukhruf: 39, bermakna persekutuan dalam merasakan adzab di akhirat, dan dalam QS. Ali ‘Imran: 36, didefinisikan sebagai persekutuan dalam kekuasaan antara Allah dengan makhluk lain-Nya. Menurut ar-Raghib al-Asfahaniy, […]

  • Bagaimana Hukum Melaksanakan Salat Mayit Bagi Jenazah yang Jarang atau tidak Pernah Salat?

    Seorang muslim harus memenuhi lima rukun Islam. Hal tersebut berdasarkan \dalam suatu hadis yang menyatakan bahwa “Islam dibangun di atas lima (rukun): Bersaksi bahwa tidak ada Tuhan yang pantas disembah kecuali Allah, mendirikan salat, menunaikan zakat, puasa Ramadan, dan haji ke Baitul-Haram.” [HR. Muslim dari Ibnu ‘Umar, hadis no. 22/16: 32]. Hadis di atas menyatakan […]

  • Hukum Mengalihfungsikan Masjid dari Wakaf

    Wakaf merupakan pemberian dari seseorang atau lembaga tertentu (al-waqif) kepada pihak lain (al-mauquf ‘alaih) dengan maksud dan tujuan tertentu. Jika hal ini dilakukan, maka telah terjadi proses perubahan kepemilikan (taghayyur al-milkiyah) dari pihak pemberi wakaf (al-wakif) kepada pihak penerima wakaf (al-mauquf ‘alaih), sehingga pihak penerima memiliki hak untuk menggunakan benda (al-mauqûf bih) sesuai dengan tujuan […]

  • Istilah-istilah Korupsi dalam Islam

    MUHAMMADIYAH.OR.ID, BANDUNG —Istilah korupsi merupakan produk istilah modern yang tidak dijumpai padanannya secara tepat dalam fikih atau hukum Islam. Meski demikian, korupsi selalu mengacu pada beberapa praktik kecurangan dalam transaksi antara manusia untuk kepentingan diri atau kelompok. Di bawah ini beberapa istilah yang terdapat dalam al-Quran dan Hadis sebagai bentuk ekspresi yang mengandung unsur-unsur korupsi, […]

  • Persentuhan Kulit Laki-laki dan Perempuan tidak Membatalkan Wudhu

    Di kalangan para ulama terdapat perbedaan pemahaman dalam menafsirkan QS. Al Maidah ayat 6. Menurut Ali dan Ibnu Abbas, makna aw lamastumu al nisa adalah bersetubuh. Sedangkan menurut Umar bin Khattab dan Ibnu Masud memaknainya sebagai persentuhan kulit. Perbedaan pemaknaan ini mengakibatkan perbedaan pendapat tentang batal tidaknya wudhu seseorang karena persentuhan kulit laki-laki dan perempuan. […]

  • Penjelasan Seputar Sujud Sahwi

    Dalam ibadah salat, seharusnya kita menjalankannya dalam keadaan khusyu’. Namun sebagai manusia, tak jarang kita terganggu dan hilang fokus. Hal ini terkadang membuat kita lupa dan ragu dengan jumlah rakaat yang kita kerjakan. Jika lupa atau ragu dalam salat, Nabi Saw menganjurkan agar melakukan sujud sahwi. “Bila seseorang salat, setelah dua rakaat ia berdiri, kalau […]

  • Faktor Apa Saja yang Menyebabkan Terjadinya Khulu’?

    MUHAMMADIYAH.OR.ID, BANDUNG — Secara etimologis khulu’ berasal dari bahasa arab yaitu khala’a – yakhlu’u – khal’an yang berarti mencabut, melepaskan. Secara terminologi khulu’ dalam kitab at-Ta’rifat oleh al-Jurjawi disebutkan: hilangnya ikatan pernikahan dengan adanya pemberian (tebusan). Dalam Undang-Undang RI No. 1 tahun 1974 pasal 19 disebutkan perceraian dapat terjadi karena beberapa alasan, di antaranya: Salah […]

  • Perempuan Haid Boleh Masuk Masjid dan Ikut Pengajian

    MUHAMMADIYAH.OR.ID, BANDUNG — Para ulama berbeda pendapat tentang hukum perempuan haid masuk masjid. Ada yang melarang dan ada juga yang membolehkan. Dalil yang digunakan bagi yang melarang adalah hadis Nabi saw sebagai berikut: Telah menceritakan kepada kami Abu Bakar bin Abi Syaibah dan Muhammad bin Yahya, mereka berkata telah menceritakan kepada kami Abu Nu’aim, telah […]

  • Teori Kanonisasi Hukum Islam ala El-Shamsy

    Studi kanonisasi hukum Islam masih asing di Indonesia. Istilah kanonisasi berasal dari kata “kanon” (canon) yang berarti “aturan” atau “tongkat pengukur” dalam bahasa Yunani (κανών). Dalam hukum Islam, istilah kanonisasi jarang dipakai. Kita sering menemukannya dalam perdebatan sastra, budaya atau filsafat. Dalam mempelajari kanon dan kanonisasi kita melihat beberapa aspek, salah satunya bagaimana sebuah teks […]

  • Asal Muasal Hukum Syara’ Wajib, Sunnah dan Lainnya

    Pertanyaan: Assalamu‘alaikum wr. wb. Mengenai as-Sunnah banyak orang berpendapat bahwa itu adalah sunat Rasul (hukumnya sunnah). Pemahaman saya, as-Sunnah adalah pedoman/petunjuk/manhaj/jalan yang dibawa oleh Rasulullah Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam.  Pemahaman saya, as-Sunnah sendiri hukumnya fardhu, dan bisa jadi hukumnya sunat, hal tersebut tergantung penekanan hadisnya. Misalnya hadis, “Shalatlah kamu sebagaimana melihat aku shalat”. Hadis dimaksud merupakan […]

1 2 3 8
Next Page